• February 25, 2024

Siap Kawinkan Gelar UEL dan EPL! Penampakan Skuad Liverpool Musim Depan

Liverpool telah melewati masa-masa sulit selama musim 2022/23. Jungkir balik performanya musim lalu membuat Liverpool harus finis di posisi kelima dan tidak bermain di Liga Champions musim depan. The Reds terperosok ke Liga Eropa atau para netizen bola menyebutnya Liga Malam Jumat.

Namun, dengan mentas di Liga Eropa, ini menjadi kesempatan yang sangat baik bagi Liverpool untuk menjuarai kompetisi itu. Juga musim depan menjadi kesempatan emas buat The Kop untuk trofi Liga Primer Inggris. Apakah itu mungkin? Tentu saja.

Terlebih Liverpool sudah berbenah. Jurgen Klopp sudah mendatangkan amunisi-amunisi baru untuk menyongsong musim depan. Nah, berikut ini penampakan skuad Liverpool musim 2023/24 versi Starting Eleven.

Formasi yang Akan Dipakai

Jurgen Klopp diperkirakan bakal memakai formasi yang sama musim di musim depan. Sejauh ini mantan manajer Dortmund ini konsisten memakai formasi 4-3-3.ย 

Formasi itu bahkan sudah digunakan di tiga laga pra-musim menghadapi Karlsruher, Greuther Furth, dan Leicester City. Hanya saja, Klopp tidak stagnan dalam menaruh pemain di satu posisi. Manajer yang terkenal dengan sepak bola heavy metal-nya itu sering merotasi posisi pemain. Dan itu sudah terlihat di tiga laga pra-musim.

Penjaga Gawang

Meski banyak merotasi pemainnya, Klopp diperkirakan masih tetap memakai Alisson Becker di posisi penjaga gawang utama. Talenta asal Brasil itu tak diragukan lagi adalah palang pintu terbaik yang dimiliki Klopp hari ini. Musim lalu, pemain yang lahir di Novo Hamburgo, Brasil itu bermain dalam 37 laga di Liga Inggris.

Dari situ ia mengemas 14 clean sheets. Catatan itu membuatnya berada di posisi kedua perolehan clean sheets terbanyak di Liga Inggris musim lalu. Alisson hanya kalah dari David de Gea yang mengemas 17 clean sheets dan membawa pergi trofi Golden Gloves.

Namun, selain seorang shot-stopper yang baik, Alisson juga cakap dalam mendistribusikan bola. Ia turun di laga persahabatan menghadapi Greuther Furth dan berhasil clean sheets. Sebagai catatan, empat gol yang dicetak tim Jerman ke gawang Liverpool hadir ketika Alisson sudah diganti.

Untuk pelapis, Klopp mungkin akan menaruh harapan pada Caoimhin Kelleher. Kiper yang satu ini turun di laga kontra Karlsruher dan Leicester. Khusus di laga kontra The Foxes, Kelleher mengemas clean sheets.

Bek Tengah

Di posisi bek tengah, Klopp masih menaruh kepercayaan pada Virgil Van Dijk dan Ibrahima Konate. Penampilan Konate di Liverpool memang sempat terhambat. Pemain Timnas Prancis itu acap kali dibekap cedera. Namun, musim yang akan datang, Konate menjadi pilihan terbaik untuk mendampingi Van Dijk.

Sementara bek Belanda itu musim lalu sempat mengalami penurunan performa. Kendati demikian, praktis hanya Van Dijk masih punya kapabilitas untuk menggalang lini belakang Liverpool. Setelah Jordan Henderson pergi, Klopp bahkan mempercayakan ban kapten pada Van Dijk.

Dengan dipercaya sebagai kapten, Van Dijk diharapkan kembali ke performa terbaiknya. Jika itu sungguh terjadi, bukan tidak mungkin Liverpool akan menggondol dua trofi sekaligus. Sebab Van Dijk ini memang sosok vital di kubu The Reds.

Bek Kanan dan Kiri

Lalu di posisi bek kanan. Muncul rumor bahwa Trent Alexander-Arnold tidak akan menempati posisi ini lagi. Terlebih Klopp juga sudah mencoba TAA di posisi lain, tepatnya di posisi gelandang nomor โ€œ6โ€ seperti apa yang dilakukan di laga kontra Greuther Furth dan Karlsruher.

Akan tetapi menurut laporan 90 Minutes, Klopp mengisyaratkan kalau Arnold tetap akan menempati posisi bek kanan. Namun, meski Arnold berada di pos bek kanan bukan berarti ia mengambil penuh peran bek kanan. TAA bisa menusuk ke dalam dan bergerak di lini tengah.

Klopp mengatakan bahwa pemainnya yang satu ini memang fleksibel. Namun kalau Arnold dipasang di lini tengah, Klopp sudah menyiapkan bek kanan potensial dalam diri Conor Bradley. Klopp tampaknya terkesan dengan penampilan bek yang musim lalu dipinjamkan ke Bolton itu.

Nah kalau posisi bek kiri tetap akan menjadi milik Andrew Robertson. Tidak ada opsi lain lagi. Klopp tidak mau mengambil resiko. Paling pemain Skotlandia itu akan dikover oleh Konstantinos Tsimikas.

Lini Tengah

Lini tengah tampaknya akan menjadi lini terkuat Liverpool musim depan. Selain keberadaan Trent Alexander-Arnold yang bisa beroperasi di ruang tengah, The Reds juga telah mendatangkan beberapa pemain tengah, seperti Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai. Liverpool sukses memboyong gelandang juara dunia itu ke Anfield.

Allister adalah sosok yang sangat bagus di lini tengah. Gaya mainnya yang tak kenal lelah dalam merebut bola dan cerdas dalam bertahan, tepat untuk menggantikan peran Fabinho yang hijrah ke Arab Saudi. Sementara Szoboszlai adalah gelandang yang punya atribut lengkap.

Pemain yang dibeli The Reds seharga 60 juta poundsterling (Rp1,1 triliun) itu adalah gelandang yang bisa memberikan ancaman berupa tembakan, punya kemampuan umpan dan reading the game yang baik. Selengkapnya kamu bisa menonton video tentang pemain ini di Starting Eleven Story.

Jika Arnold tak memainkan peran nomor โ€œ6โ€ dan Liverpool gagal mendatangkan Romeo Lavia, Curtis Jones akan jadi pilihan Klopp di posisi itu. Klopp yakin dengan kemampuan penguasaan bolanya, Jones sanggup mengemban peran tersebut. Tapi ketika naskah untuk video ini dibuat, Liverpool ternyata juga mengincar gelandang Fluminense, Andre untuk mengambil peran itu.

Sayap

Di posisi sayap, Liverpool sudah move on dengan kolaborasi Sadio Mane dan Mohamed Salah. Sebab kini Salah punya bestie baru. Orang itu adalah Cody Gakpo. Eks pemain PSV itu beberapa kali sebetulnya dicoba untuk menjadi striker. Dan ia mengaku nyaman dengan perannya itu.

Musim lalu saja, Gakpo sudah mengemas tujuh gol dan tiga asis dalam 21 laga di Premier League. Meski demikian, untuk musim depan tampaknya Klopp akan mengembalikan Gakpo di posisi sayap kiri. Pemain Belanda itu akan dilapisi oleh Luis Diaz jika tidak pindah dan Diogo Jota.

Sementara Salah tetap akan berada di sisi seberangnya. Sebab memang itulah posisi terbaiknya. Musim lalu pemain Mesir itu sudah mengemas 19 gol dan 12 asis di 38 laga Premier League. Sudahlah ya, kita semua tahu setajam apa Salah di posisinya itu. Tidak ada pemain lain yang bisa mengusik posisi Salah.

Penyerang

Danโ€ฆ. di posisi penyerang tengah hanya Darwin Nunez yang paling layak. Penyerang yang ditebus mahal dari Benfica itu akhirnya mulai menyadari kalau dirinya adalah seorang striker. Nunez telah menunjukkan performa impresif dengan selalu mencetak gol di tiga pertandingan awal pra-musim.

Dilansir AS, Klopp menegaskan kalau ia akan mengandalkan Darwin Nunez di posisi penyerang tengah. Menurutnya pemain Uruguay itu memang butuh waktu. Dan musim depan adalah waktu yang tepat bagi Nunez untuk meledak. Oleh karena itu, Jurgen Klopp cukup menertawakan saja rumor yang menyebut kalau Kylian Mbappe akan ke Liverpool.

Well, The Kop siap menyambut musim depan. Dengan kesempatan bermain di Liga Eropa yang notabene kasta kedua Eropa, Liverpool bukan tidak mungkin akan menjuarainya. Gelar itu bisa jadi akan dikawinkan dengan trofi Liga Premier Inggris. Bukan begitu, kopites?

Sumber: ThisIsAnfield, Sportskeeda, 90Min, DailyMail, 90Min, AnfieldIndex, AS, Sportsadda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *