• February 23, 2024

Inilah Saat yang Tepat untuk Jadi Fans Manchester City

“Tetangga yang berisik” tak lagi relevan disematkan untuk Manchester City. Sebab alih-alih merecoki saja tetangganya tanpa prestasi, tim yang bermarkas di Etihad Stadium sedang tampil luar biasa. Ibarat bunga, ia adalah bunga yang sedang mekar. Persoalan apakah Manchester City seperti wijayakusuma yang mekar setahun sekali atau bukan, kita tak bisa melihatnya hanya dalam semusim.

Butuh dua atau tiga musim lagi untuk melihat apakah Manchester City seperti wijayakusuma atau bugenvil. Untuk sekarang Manchester City adalah tim yang sangat kuat. Kalau kata Erling Haaland, City hari ini berada dalam sorotan. The Citizens sedang menulis sejarahnya.

Saat ini menjadi fans Manchester City adalah sebuah keniscayaan. Ini waktu yang sangat tepat untuk menjadi penggemar Manchester City. Bagi yang baru kenal bola dan masih belum menemui jalan spiritualnya untuk memilih mana tim favorit, City adalah pilihan yang terbaik.

Bagi yang sudah punya tim idola, atau malah menggemari si tetangga, ini adalah waktu yang pas untuk berpaling. Setidaknya sampai tim yang kalian gemari itu insyaf. Well, mengapa ini adalah waktu yang tepat untuk menjadi fans Manchester City?

Perkembangan Fans Manchester City

Sebagaimana tim-tim raksasa lainnya, Manchester City menumbuhkan basis penggemar yang luar biasa. Meskipun Chief Marketing City Football Group, Nuria Tarre mengakui hanya satu persen penggemar Manchester City yang berada di Inggris. Selebihnya The Citizens menjangkau penggemar yang lebih luas di seluruh dunia, terutama melalui media sosial.

Wajar apabila Manchester City, menurut Foot Goal, menduduki posisi keempat tim Premier League dengan jumlah pengikut terbanyak di dunia, dengan 132,9 juta pengikut di seluruh media sosial. Angka ini memang kalah jauh dari Manchester United yang mempunyai pengikut 209,4 dan menjadi yang terbanyak.

Penggemar City di Indonesia

Akan tetapi, kita bisa melihat bahwa penggemar Manchester City telah meluas. Di Indonesia, penggemar Manchester City awalnya malu-malu menunjukkan batang hidungnya. Tetapi seiring berjalannya waktu mereka benar-benar mulai yakin untuk tampil di muka publik.

Cikal bakal penggemar Manchester City di Indonesia dimulai pada 3 Desember 2010. Pada waktu itu para fans Manchester City membentuk Manchester City Fans Club Indonesia atau MCFCI. Komunitas suporter yang berawal dari Facebook itu akhirnya berkembang. Nama komunitas ini sempat berubah menjadi Indonesia Citizens Supporters Club atau ICSC.

Namun tidak lama berubah menjadi Manchester City Supporters Club Indonesia atau MCSCI hingga sekarang. Menurut Presiden MCSCI, Endri Waluyo seperti dikutip Skor, per 2020 MCSCI sudah memiliki 73 chapter di seluruh Indonesia.

Di tahun yang sama, menurut data mereka, sudah ada sekitar tiga ribuan anggota. Sementara akun Instagram mereka, yakni @msc_indonesia, sudah diikuti lebih dari 50 ribu pengikut.

Prestasi yang Mengkilap

Manchester City memang sedang dalam kondisi yang sangat bagus untuk digemari. The Citizens kini ditukangi oleh salah satu pelatih terbaik di dunia, Josep Guardiola, setidaknya sampai kontrak sang pelatih habis. Kejeniusan Johan Cruyff dan kengototan Louis Van Gaal mengalir dalam diri Guardiola.

Dari sana ia menghasilkan prestasi demi prestasi. Piala FA, Piala Liga, Liga Inggris, Liga Champions, Liga Super Eropa, sampai Community Shield. Kemarin saja empat trofi digondol oleh Manchester City. Hal itu kurang lebih sama dengan apa yang pernah dilakukan Sir Alex Ferguson dengan Manchester United-nya.

Selain trofi-trofi yang sudah diraih, Manchester City hari ini berstatus sebagai tim terkuat di dunia. Berdasarkan data Soccer Power Index yang dipublikasikan Five Thirty Eight, dari 641 klub sepak bola di seluruh dunia, Manchester City berada di posisi teratas dengan rating kekuatan tertinggi, yakni 92 per 13 Juni 2023.

The Citizens unggul dari Bayern Munchen (87,7), Barcelona (86,4), Real Madrid (84,4), dan Liverpool (83,9) yang berada di bawahnya di posisi lima besar. Perlu diketahui bahwa data tersebut dihitung dari setiap pertandingan berdasarkan nilai ofensif dan defensif, yang mana akan diperbarui secara berkala.

Dengan indeks kekuatan tertinggi di dunia, menjadi penggemar Manchester City tak perlu takut. Kecuali kalau tiba-tiba Manchester City terhempas. Katakanlah terpental dari posisi empat besar di Liga Inggris. Tapi itu kayaknya sih mustahil ya?

Konsumsi Tentang Manchester City Meningkat

Menariknya lagi, seiring prestasinya yang kian bagus, Manchester City telah meningkatkan penjenamaan atau citranya sendiri. Alhasil per Juni 2023 lalu, menurut Brand Financial Football 50 seperti dikutip NSS Sport, merek Manchester City menjadi yang paling bernilai. Ia bahkan menyalip Real Madrid di posisi puncak.

Manchester City sukses besar sebagai merek olahraga. Dalam beberapa tahun terakhir City bahkan bisa meraup 1,5 miliar US Dolar atau lebih dari Rp23 triliun dari kekuatan brand mereka. Peningkatan nilai brand itu seirama dengan konsumsi tentang Manchester City yang juga mengalami peningkatan.

Football Index YouGov yang mengumpulkan data dari empat negara: Tiongkok, India, Amerika Serikat, dan Indonesia pada Juni 2022, memperlihatkan bahwa Manchester City menjadi tim Premier League kedua yang paling sering dikonsumsi atau dicari tahu di empat negara itu.

Menurut data yang sama, Manchester City juga memiliki indeks persepsi merek atau kesehatan brand yang sangat bagus. Di Indonesia, angkanya 17,3 dan menduduki posisi kelima indeks persepsi merek klub-klub di Eropa. City memang masih kalah dari Liverpool, Barcelona, Real Madrid, dan Manchester United. Namun, unggul dari Chelsea, Bayern Munchen, dan PSG.

Alasan-Alasan Lainnya untuk Jadi Penggemar City

Data-data tadi memperlihatkan bahwa basis penggemar Manchester City sudah mulai berkembang ke arah yang positif. Manchester City tidak lagi dicap sebagai tim lemah, sebagaimana yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Ya, ada masanya penggemar City dibuat jengkel. Tapi saat inilah waktu yang tepat untuk mendaulat diri sebagai fans Manchester City.

Para penggemar Manchester City yang dihimpun oleh situsweb klub membeberkan alasan-alasannya mencintai Manchester City. Charlie Williams dari Los Angeles mengatakan, mencintai Manchester City karena kebersamaannya untuk terus berjuang.

Fans lain, Ruth, yang memegang tiket musiman menyukai bagaimana cara Manchester City untuk tak berhenti berproses. Ada juga seperti Andy Robinson yang mencintai City setelah menonton tim itu menjuarai Piala FA 1969 di televisi.

Itulah beberapa alasan yang dihimpun dari situsweb Manchester City. Kalian yang akan menjadi fans Manchester City bisa saja memiliki alasan tersendiri. Atau bisa jadi mencintai Manchester City tanpa perlu alasan. Seperti kata Judika, “Tanpa alasan cinta datang dan bertahta.”

Rencana Keterlibatan Penggemar

Pada 30 Agustus 2023 lalu, Manchester City meluncurkan program Rencana Keterlibatan Penggemar Klub. Program ini dirancang untuk menarik penggemar supaya terlibat dalam keputusan Manchester City. Akan dibentuk forum terstruktur yang isinya adalah penggemar yang itu akan menjadi semacam Dewan Penasehat.

Nanti ide dan umpan balik yang berkaitan dengan topik yang relevan dengan Manchester City akan didiskusikan bersama. Menarik bukan? Siapa tahu akan ada perwakilan dari penggemar Manchester City di Indonesia yang akan masuk ke sana. Jadi, siapkah kalian untuk menjadi penggemar Manchester City?

Sumber: BitterAndBlue, BR, ManCity, ManCity, FiveThirtyEight, Skorid, Football Index YouGov, NSS Sports, FootGoal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *