• March 2, 2024

Hati-hati Bellingham! Nomor 5 Real Madrid Sering Apes

Baru-baru ini, punggawa anyar Real Madrid, Jude Bellingham menarik perhatian jagad media sosial setelah memutuskan untuk mengenakan nomor punggung 5 musim depan. Perlu diketahui, nomor tersebut cukup jarang digunakan oleh pemain bintang. Pemain yang mengenakannya pun cenderung lebih sering gagal ketimbang sukses. Mau bukti?

Zinedine Zidane

Nomor punggung lima milik Real Madrid pernah tenar ketika dikenakan oleh pemain sekaliber Zinedine Zidane. Gelandang flamboyan ini datang ke Real Madrid pada tahun 2001. Ia didatangkan Florentino Perez setelah mengantarkan Timnas Prancis menjuarai Euro 2000.

Zidane datang di usia 29 tahun. Real Madrid bahkan jadi klub terakhir dalam karirnya. Sebagian besar karirnya dihabiskan bersama Juventus. Meski demikian ia justru semakin terkenal kala membela El Real. Ia menjadi bagian penting lini tengah Madrid dalam beberapa tahun.

Bermain selama lima tahun, Zizou memutuskan pensiun pada tahun 2006 dan dianggap sebagai salah satu legenda klub. Bersama Los Galacticos, ia tercatat telah meraih beberapa trofi bergengsi. Barangkali trofi yang paling berharga baginya adalah trofi Liga Champions tahun 2001/02. 

Pemain keturunan Aljazair itu mencetak gol indah yang masih dikenang hingga sekarang. Menghadapi Bayer Leverkusen, Zizou mencetak gol kemenangan melalui voli indah yang menghujam gawang Cesar Sanchez. Zidane lah yang menginspirasi Jude Bellingham untuk mengenakan jersey nomor lima musim depan.

Fabio Cannavaro

Setelah Zidane pensiun, tak lama Fabio Cannavaro yang baru didatangkan dari Juventus langsung mengambil alih nomor punggung lima di skuad Real Madrid. Pada awalnya, ia dirasa layak mengenakan itu karena Cannavaro datang dengan status juara Piala Dunia 2006 dan pemain terbaik dunia setelah memenangkan trofi Ballon d’Or di tahun yang sama.

Selama tiga musim di Madrid, kisahnya tak begitu spesial. Meski memenangkan Ballon d’Or ketika sudah berseragam El Real, performa yang dinilai adalah bersama Juventus dan Timnas Italia. Ia membantu Real Madrid menjuarai La Liga sebanyak dua kali tapi performanya terganggu oleh cedera di musim terakhir.

Ia mengalami masalah pada otot ligamen di bagian ankle. Situasi itu membuatnya terlempar dari skuad utama di musim 2008/09. Alhasil, kontraknya tak diperpanjang dan dirinya memutuskan untuk balikan dengan Juventus tahun 2009. Penurunan karir pun tak bisa dihindari. Cannavaro hanya bertahan semusim di Juve sebelum pindah ke Al-Ahli.

Fernando Gago

Kepergian Fabio Cannavaro membuat nomor punggung lima kembali kosong. Sempat kosong semusim, nomor tersebut akhirnya dipakai oleh Fernando Gago. Pemain Argentina ini sebetulnya sudah bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2007. Namun, selama dua musim pertama, ia tak langsung mengenakan nomor punggung lima.

Mengenakan nomor punggung lima dengan tujuan agar tuah Zidane mengalir pada dirinya, Gago justru meredup. Padahal sebelumnya ia mengemban peran vital saat El Real menjuarai La Liga musim 2006/07 dan 2007/08. Setelah mengenakan nomor punggung lima, Gago tak jadi pilihan utama di lini tengah. Menit bermain yang didapat pun semakin menurun. 

Pada musim 2008/09 ia mencatatkan 36 pertandingan liga dengan mengumpulkan lebih dari 2.100 menit bermain. Sedangkan di musim 2009/10, ia hanya mencatatkan 18 pertandingan saja. Di musim selanjutnya makin parah. Ia tak masuk skuad utama dan akhirnya dipinjamkan ke AS Roma sebelum akhirnya dilepas ke Valencia tahun 2012.

Nuri Sahin

Di sela-sela masa peminjaman Fernando Gago ke AS Roma, nomor punggung lima dikenakan oleh pendatang baru yakni Nuri Sahin. Didatangkan dari Borussia Dortmund, Sahin memikul beban berat untuk mengisi pos lini tengah yang ditinggalkan oleh Gago. Namun, karirnya justru amburadul.

Sahin yang tergabung dalam generasi emas Dortmund tahun sebelumnya malah tak bisa berbicara banyak di Spanyol. Karena dilanda cedera, gelandang asal Turki tersebut tidak bisa menampilkan performa terbaiknya di Real Madrid. Karena tak pernah menjadi pilihan utama Jose Mourinho, akhirnya Nuri Sahin dipinjamkan ke Liverpool musim 2012/13.

Setelah merampungkan masa peminjaman, bukannya memberikan kesempatan kedua, Madrid justru meminjamkan Sahin lagi ke Dortmund. Semusim di Jerman, Die Borussen memutuskan untuk mempermanenkan sang pemain. Pasca hengkang dari Madrid, Sahin tak pernah mengenakan nomor punggung lima lagi di sisa karirnya.

Fabio Coentrao

Pemain selanjutnya yang mengenakan nomor punggung lima adalah Fabio Coentrao. Didatangkan dari Benfica pada tahun 2011, Coentrao tak langsung mengenakan nomor punggung lima, melainkan mengenakan nomor punggung 15. Ia baru mengenakan jersey bernomor lima pada musim 2012/13 setelah kepergian Fernando Gago.

Karir pemain berkebangsaan Portugal ini memang bergelimang trofi bersama Real Madrid. Tapi ia tak pernah jadi pemain penting di setiap kompetisi. Berposisi sebagai bek kiri, ia selalu kalah saing dari Marcelo yang performanya memang tak ada duanya saat itu. Coentrao hanya tampil sesekali untuk penyegaran atau sebagai pelapis ketika Marcelo cedera.

Selalu berada di balik bayang-bayang Marcelo, pada tahun 2015 Coentrao menjalani beberapa masa peminjaman ke AS Monaco dan Sporting Lisbon hingga tahun 2018. Setelah itu, kontraknya tak diperpanjang oleh Madrid. Rekan senegara Cristiano Ronaldo itu pun akhirnya memilih pulang kampung dan bergabung dengan klub masa kecilnya, Rio Ave tahun 2018.

Raphael Varane

Pengguna nomor lima di Real Madrid selanjutnya adalah Raphael Varane. Sebetulnya, setelah didatangkan dari RC Lens tahun 2011 lalu, Varane tak langsung mengenakan nomor punggung tersebut. Namun, ia mengenakan nomor punggung 19 sebelum akhirnya mengenakan nomor punggung dua selama empat tahun lamanya.

Varane baru mengenakan nomor punggung lima pada musim 2016/17 setelah tak terpakai selama kurang lebih dua tahun karena sang empunya saat itu, yakni Fabio Coentrao masih menjalani masa peminjaman. Varane jadi pemain setelah Zidane yang bisa dibilang sukses besar mengenakan nomor punggung ini.

Sejak tahun 2016, Varane sudah mengenakan nomor punggung lima selama lima musim. Dan selama itu juga, posisi Varane hampir tak tergantikan di El Real. Ia membangun koneksi yang luar biasa dengan Sergio Ramos di lini bertahan. Dengan mengenakan nomor punggung tersebut, Varane berhasil menambahkan beberapa trofi bergengsi termasuk dua trofi Liga Champions dan dua trofi Liga Spanyol. 

Jesus Vallejo

Setelah Raphael Varane memutuskan untuk hengkang pada tahun 2021, nomor punggung lima resmi jadi milik Jesus Vallejo. Namun, nomor tersebut seperti kembali kehilangan pawangnya. Vallejo yang diharapkan bisa menggantikan posisi Varane di skuad utama Real Madrid justru kesulitan untuk mendapat menit bermain.

Meski jarang bermain, Vallejo termasuk pemain yang mudah terkena cedera. Menurut situs Transfermarkt, bek berusia 25 tahun itu tercatat sudah mengalami sepuluh kali cedera sejak bergabung dengan El Real tahun 2015. Karirnya memang bergelimang trofi, tapi Vallejo hanya numpang juara saja. Sebelas dua belas dengan Mariano Diaz kali ya.

Selama dua musim mengenakan nomor punggung lima, Jesus Vallejo baru mencatatkan 12 kali penampilan di semua kompetisi. Kini nomor tersebut akan diberikan ke Jude Bellingham musim depan. Bellingham bakal jadi pawang nomor punggung lima yang baru apa cuma penghias bangku cadangan ya?

Sumber: Planet Football, Sport Brief, Real Madrid, Transfermarkt

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *