• December 9, 2023

Drama Transfer Heboh Moises Caicedo ke Chelsea

Pesepakbola termahal di Liga Inggris kini sah dipegang Moises Caicedo. Lika-liku drama transfer gila-gilaan pemuda Ekuador itu telah menjadi bumbu sehingga transfer musim panas ini jadi lebih sedap.

Perlu diketahui, selain drama heboh perlombaan Liverpool dan Chelsea mendapatkan Caicedo, ternyata dulu sempat terungkap fakta bahwa Caicedo juga hampir saja gabung ke Manchester United, lho.

Caicedo Sampai ke Liga Inggris

Tapi sebelum Caicedo sempat hampir gabung MU, ia punya perjalanan panjang yang menjadikannya berkembang sebagai wonderkid menjanjikan. Berangkat dari keluarga miskin di pinggiran Ekuador, Santo Domingo, ia menempa dirinya sebagai pesepakbola dengan serius dan penuh perjuangan.

Pemain yang lahir pada 2 November 2002 itu, awalnya berjuang di klub lokal Espoli pada 2016. Yang menemukan bakatnya adalah Ivan Guerra. Seorang pelatih sepakbola remaja yang tiap minggunya memberikan porsi latihan kepada para pemuda kota Domingo. Caicedo sampai sekarang mengaku masih berhutang budi pada Guerra.

Pada tahun 2018, Caicedo baru menjadi pemain profesional di klub Independiente Del Valle. Di klub Ekuador itulah talentanya mulai berkembang. Pada tahun 2019, ia menjadi bagian Independiente meraih gelar juara Copa Sudamericana. Selang setahun di 2020, ia bersama Independiente juga sukses meraih gelar juara Copa Libertadores U-20. Berkat performa dan prestasinya itulah, talenta Caicedo mulai dilirik beberapa klub Eropa.

Mimpi ke MU Gagal

Menurut The Guardian, MU di bursa transfer musim panas 2020 ingin mengubah cara transfernya yang sudah lama hanya menghabiskan uang untuk non-pemain muda. Nah di bawah Ole, musim itu rencananya MU ingin mengubahnya dengan membeli para amunisi muda untuk prospek jangka panjang.

Benar saja, pemain macam Facundo Pellistri hingga Amad Diallo didatangkan Ole. Tak luput juga sebenarnya tawaran untuk Moises Caicedo. Fabrizio Romano memberitakan soal transfer Caicedo ke MU. Menurutnya kontak langsung telah terjadi antara agen dengan pihak MU dengan nilai transfer hanya 5 juta euro dengan durasi kontrak 5 tahun.

Lalu bagaimana tanggapan Caicedo? Caicedo sempat telah menyukai postingan Instagram dari akun resmi Man Utd saat itu. Ia bahkan sudah menyatakan keinginannya bermain untuk United.

“Impian saya adalah tiba di Manchester United. Saya sangat menyukai sepak bola Inggris karena gaya sepak bolanya cepat,” katanya kepada Mundo Deportivo pada Mei 2020. Tapi setelah itu apa yang terjadi?

Dikatakan Manchester Evening News, MU menarik diri dari kesepakatan awal 5 juta euro karena berbagai deal yang dianggap terlalu tinggi soal gaji. Kerumitan itulah yang menjadikan MU memilih tidak melanjutkan negosiasi.

Brighton Beruntung

Pupus sudah mimpi Caicedo gabung ke MU. Tapi anehnya kemudian, justru Brighton lah yang mendapatkan jasanya. Bagaimana bisa klub yang tak lebih kaya dari MU itu bisa merampungkan kesepakatan Caicedo?

Menurut Direktur Teknik Brighton, Dan Ashworth, ada beberapa hal yang rumit yang diusahakan tim negosiasinya. Tapi dengan keyakinan keras bahwa Caicedo kelak akan menjadi permata berharga, Brighton rela intens mewujudkan kesepakatan dengan pihak Caicedo.

Diketahui Brighton tetap membayar Caicedo dengan harga 5 juta euro, namun dengan beberapa kesepakatan. Tapi apakah Caicedo langsung bisa gacor setelah mendarat di Amex Stadium?

Faktanya ia tak langsung menjadi bagian inti dari skuad Potter. Ia bahkan sempat dipinjamkan dulu di klub Liga Belgia, Beerschot pada musim 2021/22. Tapi justru keberadaannya di Beerschot membantu perkembangan dirinya karena selalu jadi starter. Sampai pada akhirnya ia dipanggil kembali ke Brighton pada Januari 2022.

Berkembang Di Brighton

Ditempa Potter dan dilanjutkan De Zerbi, Caicedo berkembang menjadi gelandang kuat di lini tengah Brighton. Kepindahan Yves Bissouma ke Spurs, bagaimanapun telah membukakan jalannya menjadi gelandang utama Brighton.

Duetnya dengan Alexis Mac Allister menjadi salah satu duet gelandang terbaik Liga Inggris musim lalu. Tak heran, kedua pemain itu menjadi komoditi panas transfer musim panas ini.

Di musim lalu, Caicedo masuk dalam daftar 10 gelandang terbaik dalam merebut bola dari lawan. Bahkan ia berada di urutan kedua sebagai gelandang di Liga Inggris yang sukses melakukan tekel bersihnya yakni 100 tekel. Hanya kalah di bawah Joao Palhinha dari Fulham 148 tekel.

Drama Transfer Caicedo

Transfer Caicedo keluar dari Brighton benar-benar terwujud musim ini. Bahkan transfernya penuh dengan drama. Brighton sejak awal mematok harga tinggi untuk Caicedo yakni 100 juta pounds.

Sebelum ada drama, tawaran paling mahal dikeluarkan oleh Chelsea yakni sebesar 80 juta pounds. Brighton kemudian menolaknya. Lalu pada 10 Agustus 2023, Liverpool masuk dalam perburuan Caicedo. Brighton memanfaatkan situasi ini dengan baik. Mereka mengirim pesan pada Chelsea dan Liverpool, siapa yang tertinggi tawarannya ialah yang akan menang.

Pada 11 Agustus 2023, Chelsea takut Caicedo direbut Liverpool dan segera menaikkan tawarannya hingga 100 juta pounds. Lalu pada dini hari waktu setempat, justru Liverpool berani menawar Caicedo 110 juta pounds. Sesuai perjanjian, Liverpool lah yang di atas kertas memenangkan saga transfer Caicedo.

Liverpool pun gercep segera melengkapi dokumen transfer dan menyiapkan tes medis. Tapi apa yang terjadi? Chelsea belum menyerah. Boehly menyodorkan tawaran 115 juta pounds. Hal itu juga dikarenakan pihak pribadi Caicedo ternyata lebih memilih ke Chelsea dari pada Liverpool. Lho kok bisa?

Pemain Termahal Liga Inggris

Caicedo mengatakan bahwa pilihannya ini adalah buah dari pendekatan intens yang dilakukannya bersama Chelsea. Ia mengaku sudah ada kesepakatan pribadi sejak Mei 2023 lalu.

Caicedo juga sudah beberapa kali berbicara dengan pelatih baru Chelsea Pochettino dalam bahasa Spanyol tentang prospek menggiurkan di skuad Chelsea. Caicedo pun akhirnya mendarat di Stamford Bridge dengan status pemain termahal Liga Inggris dengan nilai 115 juta pounds.

Dikutip website resmi Chelsea, ia juga tak lupa menyampaikan maaf kepada Liverpool karena sudah menolak untuk gabung. Karena baginya, selain kesepakatan dan prospek menarik yang ditawarkan Chelsea, ia hijrah ke Stamford Bridge juga karena idolanya yakni Claude Makelele dan N’Golo Kante. Berposisi sama dengannya, kedua sosok itulah yang membuat dirinya berani bermimpi sebagai bintang di Chelsea.

Bagaimana Pochettino Menggunakan Caicedo di Formatnya?

Lalu bagaimana Caicedo akan bermain di format racikan Pochettino? Pochettino berencana menduetkan Caicedo dan Enzo sebagai double pivot Chelsea musim ini. Entah dengan formasi 4-2-3-1 atau 3-5-2. Mereka akan bahu membahu ditugaskan menjaga kedalaman lini tengah Chelsea yang lebih solid.

Tapi yang jelas, drama transfer yang menghebohkan ini jangan sampai jadi berbalik dengan performa Caicedo yang melempem. Ia harus segera nyetel dan berikan yang terbaik bagi The Blues. Ya, sekarang Chelsea akan lebih mengerikan dengan duo gelandang termahal sejagat raya. Jadi, buat para lawan, siap-siap saja, mereka akan segera mengancam.

Sumber Referensi : theathletic, planetfootball, skysports, transfermarkt, sportingnews, thesun, chelseafc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *