• February 23, 2024

Aji Santoso Jagokan Bernardo Tavarez Sebagai Pelatih Terbaik Liga 1

BolaMilenia.com – Pelatih Persebaya Surabaya, Aji Santoso, kembali masuk dalam nominasi pelatih terbaik Liga 1 2022/2023. Ini adalah kali kedua Aji masuk nominasi pelatih terbaik Liga 1. Sebelumnya, Aji tidak hanya menjadi nominator, tapi peraih penghargaan tersebut.

Pada musim 2021/2022, Aji meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik Liga 1 setelah membawa Persebaya finish di posisi ke-5.

Pada musim ini, ada empat pelatih yang masuk nominasi pelatih terbaik Liga 1. Mereka adalah Thomas Doll (Persija Jakarta), Luis Milla (Persib Bandung), Bernando Tavares (PSM Makassar), dan Aji Santoso (Persebaya Surabaya).

Aji menjadi satu-satunya pelatih lokal yang masuk nominasi. Ini menjadi bukti bahwa pelatih berusia 53 tahun tersebut memiliki kemampuan yang sangat baik. Seperti diketahui, Aji memulai musim ini dengan banyak pemain baru dan ia harus meramu ulang tim yang ia punya.

Meski masuk nominasi, pelatih kelahiran Malang ini justru lebih mengunggulkan pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares yang mendapat penghargaan tersebut.

“Saya terima kasih tetapi menurut saya kemarin saya sudah. Musim ini saya sangat yakin pasti yang menjadi pelatih terbaik adalah pelatih PSM (Bernardo Tavares). Karena biasanya pelatih terbaik itu dipilih dari tim juara,” Jelas Aji.

“Kecuali waktu saya menjadi pelatih terbaik lalu karena berada di lima besar. Artinya banyak hal-hal positif yang saya lakukan untuk Persebaya. Jadi mengalahkan pelatih yang membawa tim menjadi juara,” lanjut Aji.

Aji Santoso Membawa Persebaya Finish di Peringkat ke-6 Liga 1 Musim 2022/2023

Secara prestasi, peringkat Persebaya turun dari musim sebelumnya yang berada di posisi ke-5. Meski begitu hasil ini tidak terlalu buruk bagi coach Aji.

Di sepanjang musim ini ia mampu membawa Bajul Ijo meraih 15 kali kemenangan, 7 hasil imbang, dan 12 kali kekalahan. Selama satu musim Persebaya mampu mencetak 52 gol dan kebobolan 45 kali.

Pencapaian Aji musim ini terbilang cukup membanggakan. Sebab ia masih bisa berada di enam besar meski komposisi pemain banyak mengalami perombakan. Selain itu, skuad Persebaya juga banyak berisi pemain muda.   

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *